Skip to main content

Kemuliaan Ummat Sayidina Muhammad Saw

Bulan suci Romadhon merupakan kemuliaan yang diberikan Allah bagi ummat Sayidina Muhammad Saw. seperti yang diceritakan pada hikayat dalam kitab dzurotun naasihiin

وروي أن موسى عليه السلام ناجى ربه فقال : إلهي هل أكرمت أحدا مثل ما أكرمتني حيث أسمعتني كلامك ؟ قال الله تعالى إن لي عبادا أخرجهم في أخر الزمان فأكرمهم بشهر رمضان وأنا أكون أقرب إليهم منك , فإني كلمتك وبيني وبينك سبعون ألف حجاب فإذا صامت أمة محمد وابيضت شفاههم واصفرت ألوانهم أرفع تلك الحجب وقت الإفطار يا موسى طوبى لمن عطش كبده وجاع بطنه في رمضان فلا أجازيهم دون لقائي. 

Pada suatu ketika Nabi Musa As bermunajat kepada Allah Swt dan bertanya padaNya. "Wahai Tuhanku apakah engkau memuliakan seseorang seperti Engkau muliakan aku saat Engkau perdengarkan firmanMu kepadaku" ? Allah Swt menjawab " Sesungguhnya Aku memiliki hamba yang akan aku keluarkan nanti di akhir zaman, aku muliakan mereka dengan bulan suci Romadhon, Aku lebih dekat dengan mereka daripada denganmu, Aku berbicara denganmu sedangkan antara Aku dan kamu terdapat seribu Hijab (tabir/penghalang) tapi ketika Ummat Muhammad berpuasa sampai pucat bibirnya maka Aku hilangkan Hijab (tabir/penghalang) darinya di waktu dia berbuka puasa. Wahai Musa barangsiapa yang haus dan lapar di bulan Romadhon maka tidak ada balasan yang pantas baginya selain pertemuan denganku.

Betapa beruntungnya kita menjadi bagian dari umat Sayidina muhammad yang selalu dimuliakan dan dimanja oleh Allah Swt, kemuliaan yang diberikan Allah kepada umat Baginda Nabi tidak pernah diberikan kepada siapapun sebelumnya. seperti yang terdapat dalam sebuah hadits.
روي عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: أعطيت أمتي خمسة أشياء لم تعطي لأحد قبلهم , الأول إذا كان أول ليلة من رمضان  ينظر الله إليهم بالرحمة ومن نظر الله إليه بالرحمة لا يعذبه بعده أبدا , والثانى يأمر الله الملائكة بالإستغفار لهم , والثالث أن رائحة فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك , والرابع يقول الله تعالى للجنة اتخذي زينتك  ويقول طوبى لعبادي المؤمنون هم أوليآئي , والخامس يغفر الله لهم جميعا
Artinya : Umatku diberi lima perkara (keistimewaan) yang sebelumnya belum pernah diberikan kepada siapapun.
Pertama, ketika masuk hari pertama bulan suci Romadhon, Allah Swt memandang mereka dengan pandangan kasih sayang (rahmat), dan barangsiapa yang Allah pandang dengan pandangan rahmat maka niscaya setelahnya dia tidak akan di siksa selamanya, 
Kedua, Allah telah memerintahkan para Malaikat agar beristighfar (memohon ampunan) bagi mereka. 
Ketiga, sesungguhnya Bau mulut orang yang sedang berpuasa di sisi Allah lebih harum dibandingkan wanginya minyak misk, 
Keempat, Allah berfirman kepada surga, "kenakanlah hiasan olehmu dan berkata "kebahagiaan itu milik hamba-hambaku yang beriman, mereka adalah para kekasihKu", 
Ke lima, Allah mengampuni dosa-dosa mereka semuanya.

Comments

Popular posts from this blog

Keutamaan Mencari ilmu dan mengamalkannya

Pada kesempatan kali ini Admin akan memaparkan tentang keutamaan mencari ilmu dan mengamalkannya, Namun sebelumnya mimin akan memaparkan dulu tentang definisi dari kata ilmu. Secara global ilmu didefinisikan dengan dua definisi yaitu definisi menurut bahasa dan definisi menurut istilah. Secara bahasa Ilmu berasal dari bahasa arab (علم)yang artinya peengetahuan pengertian tersebut merupakan pengertian menurut bahasa. Sedangkan ilmu menurut istilah Para ulama berbeda cara dalam  mendefinisikannya, diantara perbedannya adalah sebagai berikut: Pertama definisi ilmu adalah  الإدرك artinya ilmu adalah sekadar mengetahui sesuatu, yang dimaksud الإدرك adalah وصول النفس إلى تمام المعنى sampainya hati dalam memahami makna yang sempurna. atau وصول النفس إلى المعنى بتمامه artinya Sampainya hati dalam memahami kesempurnaan makna. jika ilmu didefinisikan dengan definisi tersebut maka menurut Ulama Ahli makulat ilmu termasuk makulat Fa'lu Kedua definisi ilmu adalah الملكة artinya Melekat, ar...

Induk Penyakit Hati

 Hati adalah pusat kehidupan seseorang, sebagaimana sabda Rosululloh Saw الا أن في الجساد مضغة إذا صلحت صلح الجساد كله وإذا فسدت فسد الجساد كله ألا وهي القلب I ngatlah, Sesungguhnya di dalam jasad ada segumpal daging, bila ia baik maka baiklah seluruh jasad, dan bila ia rusak maka rusaklah seluruh jasad, Ingat, itulah Hati . Dari hadits di atas kita tahu bahwa kehidupan manusia baik atau buruknya tergantung keadaan hatinya, karena itu jagalah hati janga sampai ternodai oleh sifat-sifat yang akan membuatnya menjadi rusak, kotor dan gelap. sehingga yang akhirnya menjadikan hati buta Sebagian Ulama Ahli hikmah menyebutkan bahwa: Induk segala kesalahn yang terdapat dalam hati  ada tiga yaitu  1. Takabur (sombong),  Takabur atau sombong pada mulanya berasal dari iblis ketika dia diperintah untuk bersujud kepada Adam Namun dia menolak karena merasa dirinya lebih mulia dari manusia, Sehingga akhirnya Iblis diusir dari Syurga secara hina dan akan dilaknat sepanjang masa. Ibl...

Shigot dan Faidah membaca Sholawat Ibrohimiyah

SHOLAWAT PERTAMA SHOLAWAT IBROHIMIYAH Sholawat Ibrohimiah adalah Shighot Sholawat yang paling sempurna dikarenakan ma’tsur dari Rosulullah Saw, dan hadits tentang sholawat ini adalah hadits sohih seperti yang telah diriwayatkan oleh imam malik dalam kitab Muathonya, dan oleh imam Bukhori dan muslim dalam Sohihnya, dan oleh imam Abu dawud, Athirmidzi dan Annasai. Semua ulama sepakat tentang kesohihannya. Shigot sholawat yang terdapat dalam hadits adalah tanpa Assayadah ( سَيِّدِنَا ). Seperti berikut: للَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كما صَلَّيْتَ عَلَى إبْرَاهِيمَ وعلى آلِ إبْراهِيمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كما بَاركْتَ عَلَى إبْرَاهِيمَ وَعَلَى آل إبراهيم في العالَمِينَ إنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ Imam Asyamsu Romli telah berpendapat dalam kitab Syarah Minhaj bahwa yang paling utama dan paling beradab ketika bersholawat adalah dengan menambah Assayadah ( سَيِّدِنَا ) sebelum lafadz muhammad. Memakai lafadz sayidina ketika bersholawat itu ...