Hati adalah pusat kehidupan seseorang, sebagaimana sabda Rosululloh Saw
الا أن في الجساد مضغة إذا صلحت صلح الجساد كله وإذا فسدت فسد الجساد كله ألا وهي القلب
Ingatlah, Sesungguhnya di dalam jasad ada segumpal daging, bila ia baik maka baiklah seluruh jasad, dan bila ia rusak maka rusaklah seluruh jasad, Ingat, itulah Hati.
Dari hadits di atas kita tahu bahwa kehidupan manusia baik atau buruknya tergantung keadaan hatinya, karena itu jagalah hati janga sampai ternodai oleh sifat-sifat yang akan membuatnya menjadi rusak, kotor dan gelap. sehingga yang akhirnya menjadikan hati buta
Sebagian Ulama Ahli hikmah menyebutkan bahwa: Induk segala kesalahn yang terdapat dalam hati ada tiga yaitu
1. Takabur (sombong),
Takabur atau sombong pada mulanya berasal dari iblis ketika dia diperintah untuk bersujud kepada Adam Namun dia menolak karena merasa dirinya lebih mulia dari manusia, Sehingga akhirnya Iblis diusir dari Syurga secara hina dan akan dilaknat sepanjang masa. Iblispun yang sudah menjadi penghuni syurga dikeluarkan lagi karena kesobongannya, Apalagi kita yang bukan penghuninya dan bahkan belum pernah masuk samasekali. Rosululloh Saw bersabda;
لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقال ذرة من كبر
Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat sifat sombong meski sekecil biji sawi.
2. Alhirsu (rakus) dan
3. Hasad (dengki)
Comments
Post a Comment